Tag Archives: pengibaran bintang kejora

Di Bukit BTN Puskopad, ‘BK’ Berkibar Sekitar 45 Menit

Nampak Bendera ‘BK’ yang Berkibar di Atas Perbukitan Kompleks BTN PuskopadSENTANI – Jumat (5/12) kemarin pagi sekitar pukul 07.00 WIT, bendera Bintang Kejora (BK) yang merupakan simbol kemerdekaan Bangsa Papua Barat itu sempat berkibar di atas Perbukitan atau Gunung dari Kompleks Perumahan BTN Puskopad Atas.

Walaupun 1 Desember yang disebut-sebut Hari Ulang Tahun (HUT) Papua Barat, itu momennya sudah lewat, namun BK tetap dengan sengaja dikibarkan oleh orang tak dikenal (OTK). Pengibaran BK yang dilakukan tanggal 5 Desember kemarin itu sontak saja banyak kalangan menilai itu hanya dilakukan orang iseng, karena momen 1 Desember sudah lewat.

Pantauan Bintang Papua di tempat kejadian, BK ini berkibar kurang lebih sekitar 45 menit di atas ketinggian bukit tersebut. Aparat kepolisian dari Polsekta Abepura yang lebih awal mendatangi lokasi pengibaran di bawah pimpinan Wakapolsekta Abepura Iptu Frits O. Siagian.

Dan, selang beberapa menit (tidak lama) muncul Kapolsekta Abepura Kompol Y. Yawan, kemudian juga datang Danramil Abepura Kapten Rama beserta aparat gabungan dari TNI/Polri berusaha menurunkan bendera BK dengan menaiki tanjakan tanpa rasa ragu dan takut.

Dimana, pengibaran bendera BK ini menjadi tontonan warga karena lokasinya dekat dari perumahan warga yang mendiami Kompleks Perumahan BTN Puskopad Atas.

Setelah mendapatkan laporan terkait pengibaran bendera BK, Kapolresta Jayapura AKBP Alfred Papare, S.IK, langsung mendatangi Mapolsekta Abepura dan ketika disambangi para awak media di Mapolsekta Abepura, Jumat (5/12) kemarin siang sekitar pukul 12.00 WIT, Kapolresta Jayapura AKBP Alfed Papare, S.Ik, membenarkan hal itu.

“Hal ini awalnya diketahui oleh warga sekitar Kompleks Perumahan BTN Puskopad Atas karena melihat ada sebuah bendera yang menyerupai Bintang Kejora. Kemudian saat itu juga, warga melaporkannya ke pihak aparat kepolisian yang ada di Mapolsekta Abepura untuk mendatangi lokasi kejadian guna menurunkan dan juga mengamankannya,” ucap Kapolres Alfred ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolsekta Abepura, Jumat (5/12) kemarin siang.

“Dan, setelah saya sendiri melihat langsung barang buktinya dapat dikatakan bahwa benda ini berbentuk sehelai kain berwarna putih berukuran 147×70 cm yang dicat menyerupai warna bendera Bintang Kejora lalu dipasang di sebuah kayu dengan panjang 1,5 atau satu setengah meter, kemudian ditancapkan diatas bukit di Kompleks BTN Puskopad Atas sekitar jam tujuh pagi,” tambahnya.

Kapolres Alfred menegaskan, bahwa hal ini tidak perlu dikhawatirkan oleh masyarakat, karena pengibaran yang dilakukan pada hari ini (kemarin) di tanggal 5 Desember itu sudah lewat dari momen tanggal 1 Desember.

“Yang perlu saya tegaskan disini bahwa hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena yang pertama bendera ini dikibarkan pada tanggal 5 Desember atau sudah lewat dari momen tanggal 1 Desember. Terus kalau saya lihat dari bentuknya itu asal-asal jadi saja atau orang yang membuat benda ini tidak serius dalam membuatnya sebagai bendera, karena bentuknya juga yang tidak karuan,” ujarnya.

Namun itu, lebih lanjut Kapolres Alfred mengatakan, bahwa pihaknya tetap mencari tahu siapa pelakunya yang dengan sengaja menancapkan benda yang menyerupai bendera BK di lokasi kejadian tersebut.

“Jadi, momennya sudah lewat daripada momentum mereka. Kemudian bentuk benderanya yang asal dibuat, lokasi dari pengibaran bendera BK ini dibelakang kompleks perumahan warga atau dapat diartikan lokasinya itu tidak menjadi perhatian. Dikarenakan ada masyarakat yang melihat berkibarnya bendera yang menyerupai BK tersebut, sehingga harus diturunkan oleh aparat kepolisian,” tukasnya. (Mir/don)

Sabtu, 06 Desember 2014 12:45, BP

Di Bukit BTN Puskopad, ‘BK’ Berkibar Sekitar 45 Menit was originally published on PAPUA MERDEKA! News

‘BK’ Berkibar di Merauke, Dibantah

MERAUKE – Kabar adanya pengibaran bendera Bintang Kejora (BK) di Merauke bertepatan dengan HUT OPM, sebagaimana diberitakan salah satu media online CNN Indonesia dibantah Kapolres Merauke, AKBP. Sri Satyatama, S.IK. Ia mengatakan tidak benar ada pengibaran Bendera Bintang Kejora (BK) di Kelurahan Maro, Distrik Merauke Kabupaten Merauke, bertepatan dengan 1 Desember 2014 yang disebut-sebut sebagai Hari Ulang Tahun ( HUT) OPM. “Tidak ada pak. Informasi itu tidak benar, kita belum ada laporan,” kata Kapolres melalui pesan singkatnya ke media ini, Senin (1/12) malam.

Disinggung bahwa informasi pengibaran bendera bintang kejora di Merauke diberitakan oleh media CNN Indonesia di Jakarta? Kapolres mempertanyakan soal sumber CNN itu sendiri. “CNN sumbernya dari mana pak? Dari kita tidak ada laporan,” ujarnya.

Berita online CNN Indonesia, Senin (1/12), Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Ronny Franky Sompie mengatakan bahwa ada pengibaran bintang kejora di Merauke. “Ada satu kejadian di Merauke yaitu di Kelurahan Maro distrik Merauke Kota. Dikibar bendera Bintang Kejora dengan ukuran 128 sentimeter kali 55 sentimeter pada tiang setinggi 10 meter,” kata Inspektur Jenderal Polisi Ronny Franky Sompie kepada CNN, Senin (1/12), yang didikutip media ini.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima langsung dari Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende ini, bendera langsung diamankan dan polisi langsung melakukan penyelidikan.

Sebelumnya Kepolisian Resor Merauke menggelar apel gabungan bersama TNI dan kesatuan lain, Minggu (30/11). Apel gabungan dalam rangka mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada 1 Desember 2014, yang mana merupakan HUT OPM ke-53.

Amanat Kapolres Merauke yang disampaikan oleh Wakapolres Merauke, Kompol. I Made Budi Darma mengatakan, apel gabungan itu dalam rangka mengantisipasi Kamtibmas pada 1 Desember 2014, di mana dalam kalender Kamtibmas Polda Papua, 1 Desember merupakan peringatan HUT OPM oleh kelompok tertentu.

“Untuk itu kita melaksanakan apel gabungan dalam mengantisipasi kegiatan tersebut, agar tercipta rasa aman, nyaman, sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitasnya seperti biasa,”

terangnya.

Katanya, pimpinan, baik Kapolda maupun Pangdam sudah menegaskan apabila terjadi gerakan atau aktivitas pada 1 Desember, misalnya pengibaran bendera bintang kejora, maka TNI-Polri perlu mengambil langkah tegas.

“Seandainya terjadi gerakan/aktivitas dari kelompok tertentu yang berseberangan dengan NKRI, misalnya mengibarkan bendera itu harus diambil langkah tegas. Cipta kondisi ini sudah dilaksanakan jauh-jauh hari, yakni patroli gabungan TNI dan Polri,”

tandasnya.

Senin, 1/12/2014, pantauan media ini di sekretariat KNPB Merauke di jalan Bupul, Kelapa Lima kota Merauke, tampak sekitar 40 simpatisan dan pendukung menggelar doa bersama, memperingati HUT OPM ke-53, setelah itu sebagian para simpatisan membubarkan diri. Pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib dan kondusif.

Kasubag Humas Polres Merauke, Iptu Richard Nainggolan, ketika dikonfirmasi, menyatakan situasi Merauke aman dan kondusif pada 1 Desember 2014.
“Aman, tidak kegiatan yang menonjol. Kami turunkan 50 personil. Nanti malam patroli gabungan, sekitar 70 personil. Status masih siaga, sampai pencabutan,” tandasnya, Senin (1/12). (moe/don)

Sumber: Selasa, 02 Desember 2014 02:34, BP

‘BK’ Berkibar di Merauke, Dibantah was originally published on PAPUA MERDEKA! News